Pages

Selasa, 04 Juni 2013

Detak 5 juni 2013

Sebanyak 48 anak beriman di kecamatan loano diwisuda

Saudara / rabu 5 Juni 2013  bertempat di aula Pendopo Kec. Loano / di aula UPT P dan K kecamatan loano kab. Purworejo / telah dilakukan wisuda 48  anak beriman // Dimana dalam wisuda anak beriman itu / hadir / Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kab. Purworejo / kementerian agama kab. Purworejo / Muspika Loano / UPT pendidikan kecamatan loano serta pengawas dan para kepala sekolah //

Dalam sambutannya / Bupati Purworejo / yang diwakili / Kepala badan KB PP / Drs Muh Wuryanto / menyampaikan rasa bangga atas diwisudanya anak beriman dan berkepribadian / serta mengucapkan rasa selamat / kepada para wisudawan // Disamping itu Juga diucapkan selamat / atas dukungan juga bimbingan dari para pengasuh / sehingga anak - anak dapat berhasil dengan baik ///

__________________________________________________________________________________

Candi Ngasinan miliki  sejumlah Program pembangunan desa

Saudara / Pada tanggal 8 mei 2013 / atau kuranng lebih satu bulan yang lalu / telah dilakukan pelantikkan kepala desa di wilayah kabupaten Purworejo / dari sejumlah desa yang ada di wilayah kab. Purworejo / dimana satu diantaranya adalah desa Candi Ngasinan //
Desa candi ngasinan / adalah desa yang terletak diwilayah kecamatan banyuurip / dan kepala desa yang dilantik pada  tanggal 8 mei 2013 / adalah Sumarwan // Saat diwawancarai Irama Fm / Sumarwan  / menyampaikan telah memiliki  sejumlah Program kegiatan dalam rangka pembangunan desa Candi ngasinan //  Diantara  program - program itu adalah  / penataan administrasi perangkat desa / transparansi / PNPM / juga  penataan ruangan //
Lebih lanjut Sumarwan juga / mengungkapkan meminta doa Restu / pada masyarakat / supaya Program - program di desa candi Ngasinan dapat berjalan dengan lancar ///
________________________________________________________________________________

Kelurahan Kledung kradenan gelar kegiatan merti deso dengan pengajian dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk

saudara /salah satu kelurahan yang ada diwilayah kota kab. Purworejo / adalah kelurahan kledung kradenan // Dimana pada tahun 2013 ini sejumlah kegiatan akan dilaksanakan di kelurahan kledung kradenan // Saat diwawancarai Irama FM /  kepala kelurahan  /  Igbal Nugroho / dari kledung kradenan / sampaikan sejumlah kegiatan pada tahun 2013 khususnya yang jatuh pada bulan juni tahun 2013 ini  // Dan salah satu kegiatan adalah kegiatan Merti Deso / adalah  Pengajian pada tanggal 5 Juni 2013 jam satu siang / yang akan diisi oleh  Bpk Suparidi Ba dari Temon kulon Progo / Kisunarko Gunoprayitno / dengan lakon Geger lengo Tolo // Hal itu merupakan kegiatan rutin / dari kelurahan kledung kradenan tiap tahunnya //
Disamping itu juga di programkan kegiatan peringatan Hari Proklamasi kemerdekaan RI yang akan digelar sebelum romadhon //
Kledung kradenan salah satu kelurahan yang masuk kota Purworejo / dengan arus lalu lintas yang cukup ramai / karena adanya perbaikkan jalan // Khusus bidang pertanian kelurahan kledung kradenan juga telah menerima bantuan pengairan tersier //  

Rabu, 29 Mei 2013

bupati tilik deso

Bupati lakukan kegiatan tilik deso resmikan PNPM MD kecamatan Kaligesing tahun 2012

Saudara / pada hari rabu 22 mei 2013 / bupati lakukan kegiatan tilik desa / tepatnya di balai desa kaliharjo kecamatan kaligesing // Turut dan hadir  dalam kegiatan tilik deso diantaranya wakil ketua DPRD / kepala dinas instansi terkait / fasilitator PNPM MD / segenap muspika kec kaligesing / dirut Bank jateng / pimpinan  BRI unit kaligesing / kepala desa sekecamatan kaligesing serta tamu undangan lainnya //
Dalam acara tilik desa tahun 2013 di desa kaliharjo kec, kaligesing / bupati lakukan peresmian PNPM MD kec kaligesing tahun 2013 // Dalam laporannya camat kaligesing Agus ari setiyadi S.sos / menyampaikan bahwa pembiayaan pelaksanaan PNPM MD tahun 2013 kec kaligesing berasal dari bantuan langsung masyarakat pemerintah pusat sebesar Rp.855.000.000,- dan pemerintah daerah 45.000.000,- // Dengan penetapan alokasi dana di 16 desa yang ada diwilayah kec kaligesing / yang meliputi desa somongari / desa hulosobo / desa kaliharjo / desa kaligono / desa tlogoguwo / desa pandanrejo / desa tawangsari / desa purbowono / desa kedunggubah / desa jelok / desa tlogorejo / desa gunungwangi / desa sudorogo / desa ngadirejo / desa pucungroto / dan desa Jatirejo //
Bupati Purworejo dalam sambutannya saat acara peresmian PNPM MD tahun 2012 kecamatan kaligesing / memberikan apresiasi atas terselenggaranya dengan baik PNPM MD di wilayah kec kaligesing // Disamping itu bupati juga memuji ketaatan masyarakat diwilayah kaligesing / yang telah melunasi PBB tahun 2013 // Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa PNPM MD memiliki manfaat yang besar / diantaranya dengan kegiatan pelatihan dapat mengurangi pengangguran / dan diungkapkan juga bahwa PNPM MD merupakan program pembangunan yang bersifat aspiratif / karena melihat apa yang dibutuhkan masyarakat // Disamping itu bupati juga menyampaikan kembali ttg visi misi bupati untuk menyejahterakan masyarakat / dengan titik berat pada agribisnis // Dan mengapa harus agribisnis / hal itu karena 70 % masyarakat purworejo petani / tanah purworejo cocok untuk pertanian dalam arti luas / dalam rangka menghadapi afta komoditi pertanian dinilai yang paling belum siap //
Diakhir sambutannya bupati juga / menyampaikan ttg pentingnya pajak sebagai pondasi pembangunan dan berbagai potensi diwilayah kec kaligesing yang perlu terus dijaga dan dikembang kan seperti Potensi kambing ras kaligesing etawa ///
____________________________________________________________________________

Minggu, 19 Mei 2013

Detak 20 Mei 2013



Detak 20 Mei 2013
_____________________________________________________________
Kesbangpolinmas selenggarakan seminar public
Saudara / Kesbangpolinmas bekerjasama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Purworejo / menyelenggarakan seminar publik / di pendopo kabupaten / sabtu 2013 // Hadir sebagai narasumber / Dra H Rustriningsih MSi / wakil gubernur Jawa Tengah //
Ketika membuka seminar / Bupati Purworejo / Drs H Mahsun Zain MAg / mengatakan bahwa pembangunan pemberdayaan perempuan yang sudah dilaksanakan / saat ini dapat dilihat kiprah perempuan dalam berbagai peranan dan posisi strategis // Juga kondisi dan posisi perempuan dalam berbagai keragaman peran // Hal itu menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memang merupakan sumber daya yang potensial / apabila ditingkatkan kualitas dan diberi peluang serta kesempatan yang sama untuk berperan // Peran perempuan sangat strategis dan penting / bukan hanya dalam jumlah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki / tapi juga potensi perempuan yang sangat besar // Seorang perempuan atau ibu akan sangat menentukan corak dan mutu generasi yang akan datang // Disisi lain / partisipasi perempuan dalam berbangsa dan bernegara / termasuk di bidang politik / telah dijamin dalam konstitusi dan peraturan lainnya // Selain itu terdapat komitmen resmi pada konverensi-konverensi internasional menyangkut persamaan hak dan kewajiban / antara perempuan dan laki-laki // Namun pada kenyataannya / partisipasi perempuan dalam pembangunan masih sangat rendah dan memprihatinkan // Masih ditemukan kasus-kasus yang menimpa kaum perempuan seperti kekerasan dalam rumah tangga dan perdagangann perempuan //
Menurut Bupati / apabila berkaitan dengan posis perempuan berarti menyangkut kesetaraan gender atau persamaam hak antara laki-laki dan perempuan // Namun dalam penyelesaiannya sering terjadi bias gender // Banyak pemahaman yang keliru bahwa kebebasan dan kesejahteraan gender / mengharuskan perempuan beraktifitas di luar rumah // Oleh karena itu dibutuhkan kearifan dan kebijaksaan semua / untuk memberikan pemahaman dalam konteks yang lebih luas // Tugas perempuan secara kodrati dimulai dari bagaimana memaksimalkan kemampuan perempuan dalam menentukan karakter / guna mempersiapkan anggota keluarga untuk bersosialisasi dalam masyarakat //
Insert…………………………..
Bupati mengharapkan seminar publik akan menjadi ajang curah pendapat dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi upaya memajukan perempuan Indonesia // Juga agar perempuan bisa berfikir lebih kreatif sehingga peran perempuan dalam upaya eksistensi gender di Kabupaten Purworejo / akan semakin bsia dilaksanakan dan berkembang dengan  baik ///
______________________________________________________________
Pius expo dalam rangka hari kebangkitan nasional
Saudara / Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei, digunakan untuk menggelar Pius Expo 2013, Jum’at (17/5). Kegiatan Pius Expo 2013 yang dibuka oleh Plt Assisten III Sekda Drs Sigit Budi Mulyanto MM, mengambil tempat di halaman SD Pius Kutoarjo, diikuti tidak kurang dari 50 stand.
Ketua panitia Pius Expo 2013, Dwi Antoro dalam laporannya menyampaikan, berbagai kegiatan dilaksanakan guna memeriahkan Pius Expo. Antara lain bazar, lomba dan pentas seni oleh anak-anak TK, SD, SMP dan SMA. Juga dilaksanakan berbagai lomba mewarnai tari dolalak, moderen dance dan fashion show  .
Disampaikannya, Pius Expo 2013 bertujuan disamping sebagai media bakat dan potensi, juga sebagai sarana komunikasi dan kerja sama antara anak didik, para pendidik, pemerhati sekolah, alumni, orang tua, pemerintah daerah, perusahaan atau sponsorship, serta masyarakat pada umumnya. Berbagai door prise juga disediakan, dan diberikan pada puncak acara penutupan Pius Expo 2013 pada tanggal 19 Mei 2013.
Drs Sigit Budimulyanto MM pada sambutannya mengungkapkan bahwa event-event bazar atau pemeran seperti yang digelar dalam Pius Expo ini, merupakan media yang cukup efektif untuk memperkenalkan eksistensi lembaga maupun produk-produk karya anak bangsa. Sehingga semakin banyak dan semakin sering kegiatan seperti ini dilaksanakan, tentu akan semakin positif dalam rangka ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Oleh karena itu, saya berharap kegiatan Pius Expo ini bisa terus menjadi agenda tahunan, dengan skala yang semakin besar dari tahun ke tahun. Kegiatan seperti ini juga selayaknya mendapat dukungan   penuh   dari kita semua, agar mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
____________________________________________________________
Sebanyak 14 Juta siswa keluarga miskin dari SD – SMA akan terima bantuan
Saudara / Sebanyak 14 juta siswa keluarga tidak mampu (miskin) / pada jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) /  akan mendapat Bantuan Siswa Miskin 2013 (BSM) //  Jumlah ini lebih besar dibandingkan BSM tahun lalu /  yaitu sebesar enam juta siswa //  Adapun rincian penambahan tersebut adalah sebesar 8,5 juta untuk siswa SD. Sebelumnya, kuota penerima BSM SD adalah tiga juta siswa //  Kemudian, empat juta siswa untuk jenjang SMP, dari 1,6 juta kuota siswa SMP di tahun lalu //  Pada jenjang SMA, terdapat sebesar 1,8 juta siswa penerima BSM. Jumlah itu naik dari 1,1 juta siswa penerima BSM //
Hal itu dijelaskan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikmen Kemdikbud) Hamid Muhammad, hari ini (16/5) /  di Jakarta. Kenaikan kuota itu pun diikuti dengan besaran unit cost dari masing-masing penerima BSM. "Untuk SD, SMP ada kenaikan untuk unit cost. Sedangkan SMA masih tetap, yaitu Rp 1 juta/siswa/tahun //
Untuk unit cost penerima BSM SD, kenaikan sebesar 10 persen yaitu dari  Rp 350.000/siswa/tahun menjadi Rp 450.000/siswa/tahun. Sedangkan jenjang SMP, kenaikan unit cost dari Rp 560.000/siswa/tahun menjadi Rp 750.000/siswa/tahun //

Bantuan Siswa Miskin merupakan jenis bantuan yang diberikan pemerintah kepada para siswa yang tidak mampu secara ekonomi. Harapan dari keberadaan BSM adalah dapat memenuhi kebutuhan bersekolah dari siswa miskin, yang tidak ditanggung oleh Biaya Operasional Sekolah. Adapun alokasi penggunaan BSM mencakup pembelian baju seragam, buku tulis, sepatu, biaya transportasi ///
____________________________________________________________
Pemerintah kembali tingkatkan kewaspadaan terhadap Virus Corona
Saudara / Pemerintah Indonesia kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Novel Corona Virus (nCoV) /  menyusul kasus infeksi baru pada Rumah Sakit di Arab Saudi yang menimbulkan korban meninggal dunia //  Pada Rabu (1/5-2013) lalu, The National IHR Focal Poin of Saudi Arabia melaporkan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO) /  terdapat 7 kasus baru infeksi virus corona/  5 kasus meninggal dunia dan 2 kasus dalam keadaan kritis. Sebelumnya terhitung  sejak bulan September 2012 sampai dengan tanggal 1 Mei 2013 tidak ada kasus baru //
Hal itu  disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Lingkungan (PP-PL) Kementerian Kesehatan RI Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan pers Senin tanggal 6 Mei 2013 di Jakarta //
Saat ini sudah ada 24 kasus diketahui WHO berkaitan dengan serangan virus corona, 16 kasus diantaranya meninggal, yang mengindikasikan angka case fatality rate (CFR) mencapai 66,66 persen. Hal ini perlu diwaspadai karena banyak jemaah haji  dan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi //
Sebagai kewaspadaan terhadap kemungkinan kasus Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran Nomor HK.03.03/D/II.1/1027/2013 tanggal 3 Mei 2013, melanjutkan surat edaran sebelumnya Nomor HK.03.03/D/II.1/633/2013 tanggal  13 Februari 2013 mengenai kewaspadaan, pengawasan virus corona baru ke seluruh Dinas Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Rumah Sakit di seluruh Indonesia //
Untuk mencegah masuknya virus corona, Kemenkes lebih meningkatkan surveilans terhadap gejala SARI, pemeriksaan kepada orang (kru dan penumpang) dengan gejala demam, batuk dan kesulitan bernapas di pintu masuk negara, memberi penyuluhan kepada masyarakat luas khusus bagi jemaah umroh agar menjaga kesehatan dan disarankan untuk mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan bila sakit serta menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) termasuk Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ///
____________________________________________________________



Jumat, 05 April 2013

ARJUNA MENGUGAT 8



“ Masalah yang nak mas sampaikan kepada sang prabu Duryudana tadi, pada hakekatnya adalah masalah interen Hastina Pura.Dan kesimpulannya tidak selayaknya nak mas Harjuna turut campur dalam Negara Hastina pura.” Ungkap mahapatih Sangkuni.
“ Sekali lagi paman patih Sangkuni, alasan paman patih tidak masuk akal. Karena pada dasarnya tahta Negara Hastina pura adalah milik Pandawa. Adapun kanda prabu Duryudana saat ini menjadi raja Hastina pura hal itu hanya bersifat sementara. Sehingga jika ada permasalahan apapun yang terjadi khususnya pada nasib para kawula Hastina Pura , saya berhak turut campur dan cawe – cawe ,” Jawab raden Harjuna tanpa ragu – ragu , dengan tatapan tajam kearah mahapatih sangkuni.
“ Jika boleh saya turut bicara …,”
“ Yaa.. kakang bagawan Durna, apa yang ingin kakang sampaikan. Mungkin bisa menanggapi apa yang disampaikan Harjuna tadi ,” Sangkuni mencoba mempersilahkan guru besar Negara Hastina pura untuk angkat bicara.
“ Sebagai seorang Nujum dan guru di negeri Hastina pura ini , saya melihat dari kaca mata keilmuan yang saya miliki , apa yang disampaikan Harjuna tadi memang tidak salah. Memang diperlukan banyak pembenahan di negeri ini, supaya negeri Hastina pura ini , makin hari makin baik serta makin sejahtera.” Begawan Durna mencoba memberikan pandangannya, kaitannya dengan tuntutan dari raden Harjuna.
Suasana pendopo Hastina Pura sejenak kembali hening ketika Begawan Durna, menyampaikan sejumlah pandangan, juga pendapatnya kaitannya dengan kondisi Hastina Pura saat ini . Namun tak berapa lama keheningan pecah saat , saat Dursasana , angkat bicara dengan nada yang cukup lantang serta Berapi – api.
“ Kanda prabu Duryudana, maaf - kan saya jika kali ini saya turut bicara.Utamanya menjawab tuntutan keinginan serta kemauan dimas Harjuna.Terus terang apa yang dikatakan dimas harjuna saya sangat tidak setuju. Ini saya anggap sebagai sebuah kebohongan dan fitnah belaka .” Dursasana menatap Harjuna tajam, seolah –olah ingin menolak habis – habisan apa yang disampaikan Harjuna.
Sejalan dengan pemikiran Dursasana , dua kerabat Kurawa , Raden Citraksi dan burisrawa pun tak sependapat dengan Keinginan Harjuna. Apalagi dalam tuntutan Harjuna terakhir ,sempat menyinggung –yinggung tahta Hastina Pura . Karena dalam benak citraksi dan burisrawa jika tahta atau kerajaan Hastina Pura benar – benar berada di genggaman Pandawa itu artinya malapetaka bagi semua kurawa. Kurawa akan kehilangan kamulyan yang selama ini dienyamnya. Tak ada lagi cerita hidup mewah dengan berbagai fasilitas , tak kurang harta , tak kurang uang .
Raden Citraksi bahkan berucap, “ Harjuna keinginanmu untuk meminta tahta Hastina pura dari tangan kanda Prabu Duryudana , sampai kapanpun aku tak setuju. Langkahi dulu mayat Citraksi…!”.

Rabu, 27 Maret 2013

HARJUNA MENGUGAT 7



Prabu Duryudana terdiam. Suasana di pendopo Hastina Pura Nampak hening . Tak lama kemudian, sang prabu Duryudana mulai angkat bicara. Pertanyaan pertama yang diajukan, kaitannya dengan tujuan dan maksud kedatangan raden Harjuna menghadap di negeri Hastina Pura.
“ Maaf dimas , terus terang saja, aku sedikit terkejut tidak ada angin tak ada badai tiba – tiba dimas Harjuna datang menghadapku.Gerangan apakah yang membuat dimas Harjuna jauh – jauh dari Madukara , ke Hastina pura ini ? apakah ada masalah penting ? “ , Tanya sang Duryudana dengan penuh selidik, disertai rasa ingin tahu yang besar.
“ saya juga minta maaf , jika kedatangan saya ke negeri Hastina Pura ini, membuat kanda Prabu Duryudana terkejut dan mengusik ketenangan para saudara Kurawa,” Sesaat Harjuna terdiam, mencoba menata kata dan hati agar apa yang akan disampaikan kepada prabu Duryudana dapat diterima dengan jelas serta tidak menimbulkan kesalah pahaman.
“ Jika apa yang saya sampaikan nanti , tidak berkenan saya minta maaf kepada kanda prabu Duryudana. Tapi jika ini tidak saya sampaikan saya juga merasa terbebani. Ini kaitannya dengan kondisi kawula , dan kondisi negeri Hastina Pura semenjak kanda prabu duryudana naik tahta mengantikan romo  Prabu pandu “.
“ Dimas katakan saja , tidak usah ragu, saya akan mendengarkan “, sela prabu duryudana memotong kata – kata raden Harjuna.
“ Kanda prabu ada tiga hal yang ingin saya sampaikan , pertama selama kanda prabu menjadi raja di Negeri Hastina Pura , banyak nasib para kawula alit yang tidak menentu.Saya melihat banyak diantara mereka yang tidak mendapatkan layanan kesehatan , pendidikan sebagaimana mestinya. Kedua keadilan hukum dinegeri ini, perlu di tata kembali, karena saya melihat jika hukum menimpa para kawulo alit prosesnya amat cepat , bahkan hukumannya pun kadang – kadang tak sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan,namun jika para punggawa atau kerabat Hastina Pura yang terkena kasus hukum mereka seolah –olah kebal hukum , Ini sangat tidak adil.”
Sejenak raden Harjuna terdiam.Seolah berupaya menahan rasa sesak didalam dada. Sesak dengan berbagai persoalan dan kondisi negeri Hastina Pura yang tak kunjung membaik .Kembali raden Harjuna melanjutkan kata – katanya, “ Permintaan saya yang ketiga …jika memang kanda tidak bisa membuat rakyat Hastina Pura menjadi lebih sejahtera, bahkan hukum tidak tegak setegak – tegaknya , juga masyarakat masih diliputi kesusahan karena tidak terlayaninya hak – hak mereka, dengan sangat terpaksa Hari ini juga saya mewakili para saudara pandawa untuk meminta kembali tahta Hastina Pura ….!”.
Ungkapan atau kata – kata raden Harjuna terakhir membuat suasana pendopo Hastina Puramenjadi hening sesaat, tak terkecuali prabu Duryudana tak berucap sedikitpun.
“ Nak mas Harjuna …!” tiba – tiba suara mahapatih Hastina pura yaitu patih Sangkuni memecah suasana keheningan di Pendopo Hastina Pura.
“ Saya paman Sangkuni ,” Jawab raden Harjuna, seraya menoleh kearah patih sangkuni.

Sabtu, 23 Maret 2013

ARJUNA MENGUGAT 6



                 Perang tanding antara raden Harjuna dan raden Dursasana masih terus berlangsung.Sepertinya keduanya sama – sama sakti. Kemampuan dalam memainkan pedang, dan tombak pun sama – sama mumpuni. Bahkan para prajurit Hastina yang menyaksikan pertarungan itu , tampak terkagum – kagum. “ hebat…..keduanya sama ditdaya, “ celetuk seorang prajurit.
                Ribut – ribut perang tanding antara raden Harjuna dan Dursasana pun akhirnya terdengar pula oleh kalangan petinggi Hastina Pura. Dengan tergopoh –gopoh sang Begawan Durna sang guru Besar antara Pandawa dan kurawa datang menghampiri.
“ Hentikkkkannnnnnn…….hentikkkan kataku, “ teriak Begawan Durna melerai pertarungan antara Raden Harjuna dan Dursasana.
“ Ada … apa ini ? mengapa nakmas Dursasana dan Harjuna berkelahi, apakah tidak ada cara lain untuk menyelesaikan setiap masalah kecuali dengan kekerasan dan senjata,” Bentak sang Begawan Durna kepada raden Dursasana dan Harjuna.
“ Maaf guru , hormat dan sembah harjuna saya Haturkan kepada guru Resi Durna  !”   
“ Sesungguhnya perkelahian ini kangmas Dursasana lah yang mengawalinya. Karena saya bermaksud menghadap Prabu Duryudana tapi kangmas dursasana menghalang – halanginya . Bahkan menantang saya untuk berkelahi , “ Ungkap Harjuna kepada sang Durna.
“ Guru Durna ini bukan salah saya, saya sebagai senopati pastinya tidak salah jika saya menanyakan maksud dan tujuan dari dimas harjuna , mau menghadap kanda Duryudana.Saya tidak mau ada mata – mata yang menyusupke Hastina Pura ,”
“ Sudah lah ….ini semua salah paham saja. Dursasana ajak Harjuna menghadap ke Gusti Prabu Duryudana. Jika ada apa –apa saya yang akan bertanggung jawab, “ Suruh sang Begawan durna kepada Dursasana.
                          Dengan adanya jaminan dari Guru Besar Hastina Pura Begawan Durna akhirnya raden Harjuna diizinkan menghadap raja Hastina Pura sang prabu Duryudana. Masuknya raden harjuna , dursasana dan Begawan Durna di pendopo Hastina pura , membuat suasana sejenak Hening. Terlihat diatas dampar kencana , didampingi sang permaisuri Gusti ayu Banowati, sang prabu Duryudana mengenakan pakaian kebesaran kerajaan Hastina Pura , dengan dihadap semua punggawa dan petinggi kerajaan Hastina pura .
“ Selamat datang dimas Harjuna di negeri Hastina Pura, bagaimana kabar dimas dan semua saudara pandawa saat ini ?” Tanya prabu Duryudana kepada Harjuna , dengan senyum terhias dibibirnya.
“ Atas doa …kanda prabu Duryudana saat ini semua saudara pandawa dalam keadaan baik dan senantiasa mendapatkan perlindungan dari Gusti yang Maha agung.Dan gimana kabar kanda prabu duryudana serta semua saudara kurawa saat ini ? “ Tanya sang Harjuna.
“Sama seperti para pandawa saat ini seperti yang dimas lihat dan saksikan semua saudara kurawa dalam keadaan baik dan tiada kurang suatu apa pun juga .”