Sebanyak 48 anak beriman di kecamatan loano diwisuda
Saudara / rabu 5 Juni 2013 bertempat di aula Pendopo Kec. Loano / di aula UPT P dan K kecamatan loano kab. Purworejo / telah dilakukan wisuda 48 anak beriman // Dimana dalam wisuda anak beriman itu / hadir / Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kab. Purworejo / kementerian agama kab. Purworejo / Muspika Loano / UPT pendidikan kecamatan loano serta pengawas dan para kepala sekolah //
Dalam sambutannya / Bupati Purworejo / yang diwakili / Kepala badan KB PP / Drs Muh Wuryanto / menyampaikan rasa bangga atas diwisudanya anak beriman dan berkepribadian / serta mengucapkan rasa selamat / kepada para wisudawan // Disamping itu Juga diucapkan selamat / atas dukungan juga bimbingan dari para pengasuh / sehingga anak - anak dapat berhasil dengan baik ///
__________________________________________________________________________________
Candi Ngasinan miliki sejumlah Program pembangunan desa
Saudara / Pada tanggal 8 mei 2013 / atau kuranng lebih satu bulan yang lalu / telah dilakukan pelantikkan kepala desa di wilayah kabupaten Purworejo / dari sejumlah desa yang ada di wilayah kab. Purworejo / dimana satu diantaranya adalah desa Candi Ngasinan //
Desa candi ngasinan / adalah desa yang terletak diwilayah kecamatan banyuurip / dan kepala desa yang dilantik pada tanggal 8 mei 2013 / adalah Sumarwan // Saat diwawancarai Irama Fm / Sumarwan / menyampaikan telah memiliki sejumlah Program kegiatan dalam rangka pembangunan desa Candi ngasinan // Diantara program - program itu adalah / penataan administrasi perangkat desa / transparansi / PNPM / juga penataan ruangan //
Lebih lanjut Sumarwan juga / mengungkapkan meminta doa Restu / pada masyarakat / supaya Program - program di desa candi Ngasinan dapat berjalan dengan lancar ///
________________________________________________________________________________
Kelurahan Kledung kradenan gelar kegiatan merti deso dengan pengajian dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk
saudara /salah satu kelurahan yang ada diwilayah kota kab. Purworejo / adalah kelurahan kledung kradenan // Dimana pada tahun 2013 ini sejumlah kegiatan akan dilaksanakan di kelurahan kledung kradenan // Saat diwawancarai Irama FM / kepala kelurahan / Igbal Nugroho / dari kledung kradenan / sampaikan sejumlah kegiatan pada tahun 2013 khususnya yang jatuh pada bulan juni tahun 2013 ini // Dan salah satu kegiatan adalah kegiatan Merti Deso / adalah Pengajian pada tanggal 5 Juni 2013 jam satu siang / yang akan diisi oleh Bpk Suparidi Ba dari Temon kulon Progo / Kisunarko Gunoprayitno / dengan lakon Geger lengo Tolo // Hal itu merupakan kegiatan rutin / dari kelurahan kledung kradenan tiap tahunnya //
Disamping itu juga di programkan kegiatan peringatan Hari Proklamasi kemerdekaan RI yang akan digelar sebelum romadhon //
Kledung kradenan salah satu kelurahan yang masuk kota Purworejo / dengan arus lalu lintas yang cukup ramai / karena adanya perbaikkan jalan // Khusus bidang pertanian kelurahan kledung kradenan juga telah menerima bantuan pengairan tersier //
Selasa, 04 Juni 2013
Rabu, 29 Mei 2013
bupati tilik deso
Bupati lakukan kegiatan tilik deso resmikan PNPM MD kecamatan Kaligesing tahun 2012
Saudara / pada hari rabu 22 mei 2013 / bupati lakukan kegiatan tilik desa / tepatnya di balai desa kaliharjo kecamatan kaligesing // Turut dan hadir dalam kegiatan tilik deso diantaranya wakil ketua DPRD / kepala dinas instansi terkait / fasilitator PNPM MD / segenap muspika kec kaligesing / dirut Bank jateng / pimpinan BRI unit kaligesing / kepala desa sekecamatan kaligesing serta tamu undangan lainnya //
Dalam acara tilik desa tahun 2013 di desa kaliharjo kec, kaligesing / bupati lakukan peresmian PNPM MD kec kaligesing tahun 2013 // Dalam laporannya camat kaligesing Agus ari setiyadi S.sos / menyampaikan bahwa pembiayaan pelaksanaan PNPM MD tahun 2013 kec kaligesing berasal dari bantuan langsung masyarakat pemerintah pusat sebesar Rp.855.000.000,- dan pemerintah daerah 45.000.000,- // Dengan penetapan alokasi dana di 16 desa yang ada diwilayah kec kaligesing / yang meliputi desa somongari / desa hulosobo / desa kaliharjo / desa kaligono / desa tlogoguwo / desa pandanrejo / desa tawangsari / desa purbowono / desa kedunggubah / desa jelok / desa tlogorejo / desa gunungwangi / desa sudorogo / desa ngadirejo / desa pucungroto / dan desa Jatirejo //
Bupati Purworejo dalam sambutannya saat acara peresmian PNPM MD tahun 2012 kecamatan kaligesing / memberikan apresiasi atas terselenggaranya dengan baik PNPM MD di wilayah kec kaligesing // Disamping itu bupati juga memuji ketaatan masyarakat diwilayah kaligesing / yang telah melunasi PBB tahun 2013 // Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa PNPM MD memiliki manfaat yang besar / diantaranya dengan kegiatan pelatihan dapat mengurangi pengangguran / dan diungkapkan juga bahwa PNPM MD merupakan program pembangunan yang bersifat aspiratif / karena melihat apa yang dibutuhkan masyarakat // Disamping itu bupati juga menyampaikan kembali ttg visi misi bupati untuk menyejahterakan masyarakat / dengan titik berat pada agribisnis // Dan mengapa harus agribisnis / hal itu karena 70 % masyarakat purworejo petani / tanah purworejo cocok untuk pertanian dalam arti luas / dalam rangka menghadapi afta komoditi pertanian dinilai yang paling belum siap //
Diakhir sambutannya bupati juga / menyampaikan ttg pentingnya pajak sebagai pondasi pembangunan dan berbagai potensi diwilayah kec kaligesing yang perlu terus dijaga dan dikembang kan seperti Potensi kambing ras kaligesing etawa ///
____________________________________________________________________________
Saudara / pada hari rabu 22 mei 2013 / bupati lakukan kegiatan tilik desa / tepatnya di balai desa kaliharjo kecamatan kaligesing // Turut dan hadir dalam kegiatan tilik deso diantaranya wakil ketua DPRD / kepala dinas instansi terkait / fasilitator PNPM MD / segenap muspika kec kaligesing / dirut Bank jateng / pimpinan BRI unit kaligesing / kepala desa sekecamatan kaligesing serta tamu undangan lainnya //
Dalam acara tilik desa tahun 2013 di desa kaliharjo kec, kaligesing / bupati lakukan peresmian PNPM MD kec kaligesing tahun 2013 // Dalam laporannya camat kaligesing Agus ari setiyadi S.sos / menyampaikan bahwa pembiayaan pelaksanaan PNPM MD tahun 2013 kec kaligesing berasal dari bantuan langsung masyarakat pemerintah pusat sebesar Rp.855.000.000,- dan pemerintah daerah 45.000.000,- // Dengan penetapan alokasi dana di 16 desa yang ada diwilayah kec kaligesing / yang meliputi desa somongari / desa hulosobo / desa kaliharjo / desa kaligono / desa tlogoguwo / desa pandanrejo / desa tawangsari / desa purbowono / desa kedunggubah / desa jelok / desa tlogorejo / desa gunungwangi / desa sudorogo / desa ngadirejo / desa pucungroto / dan desa Jatirejo //
Bupati Purworejo dalam sambutannya saat acara peresmian PNPM MD tahun 2012 kecamatan kaligesing / memberikan apresiasi atas terselenggaranya dengan baik PNPM MD di wilayah kec kaligesing // Disamping itu bupati juga memuji ketaatan masyarakat diwilayah kaligesing / yang telah melunasi PBB tahun 2013 // Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa PNPM MD memiliki manfaat yang besar / diantaranya dengan kegiatan pelatihan dapat mengurangi pengangguran / dan diungkapkan juga bahwa PNPM MD merupakan program pembangunan yang bersifat aspiratif / karena melihat apa yang dibutuhkan masyarakat // Disamping itu bupati juga menyampaikan kembali ttg visi misi bupati untuk menyejahterakan masyarakat / dengan titik berat pada agribisnis // Dan mengapa harus agribisnis / hal itu karena 70 % masyarakat purworejo petani / tanah purworejo cocok untuk pertanian dalam arti luas / dalam rangka menghadapi afta komoditi pertanian dinilai yang paling belum siap //
Diakhir sambutannya bupati juga / menyampaikan ttg pentingnya pajak sebagai pondasi pembangunan dan berbagai potensi diwilayah kec kaligesing yang perlu terus dijaga dan dikembang kan seperti Potensi kambing ras kaligesing etawa ///
____________________________________________________________________________
Minggu, 19 Mei 2013
Detak 20 Mei 2013
Detak 20 Mei 2013
_____________________________________________________________
Kesbangpolinmas selenggarakan seminar public
Saudara /
Kesbangpolinmas bekerjasama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang
Purworejo / menyelenggarakan seminar publik / di pendopo kabupaten / sabtu 2013
// Hadir sebagai narasumber / Dra H Rustriningsih MSi / wakil gubernur Jawa Tengah
//
Ketika membuka
seminar / Bupati Purworejo / Drs H Mahsun Zain MAg / mengatakan bahwa
pembangunan pemberdayaan perempuan yang sudah dilaksanakan / saat ini dapat
dilihat kiprah perempuan dalam berbagai peranan dan posisi strategis // Juga
kondisi dan posisi perempuan dalam berbagai keragaman peran // Hal itu menunjukkan
bahwa perempuan Indonesia memang merupakan sumber daya yang potensial / apabila
ditingkatkan kualitas dan diberi peluang serta kesempatan yang sama untuk berperan
// Peran perempuan sangat strategis dan penting / bukan hanya dalam jumlah
perempuan lebih banyak dibanding laki-laki / tapi juga potensi perempuan yang
sangat besar // Seorang perempuan atau ibu akan sangat menentukan corak dan
mutu generasi yang akan datang // Disisi lain / partisipasi perempuan dalam
berbangsa dan bernegara / termasuk di bidang politik / telah dijamin dalam
konstitusi dan peraturan lainnya // Selain itu terdapat komitmen resmi pada
konverensi-konverensi internasional menyangkut persamaan hak dan kewajiban /
antara perempuan dan laki-laki // Namun pada kenyataannya / partisipasi perempuan
dalam pembangunan masih sangat rendah dan memprihatinkan // Masih ditemukan
kasus-kasus yang menimpa kaum perempuan seperti kekerasan dalam rumah tangga
dan perdagangann perempuan //
Menurut Bupati /
apabila berkaitan dengan posis perempuan berarti menyangkut kesetaraan gender
atau persamaam hak antara laki-laki dan perempuan // Namun dalam penyelesaiannya
sering terjadi bias gender // Banyak pemahaman yang keliru bahwa kebebasan dan
kesejahteraan gender / mengharuskan perempuan beraktifitas di luar rumah //
Oleh karena itu dibutuhkan kearifan dan kebijaksaan semua / untuk memberikan
pemahaman dalam konteks yang lebih luas // Tugas perempuan secara kodrati
dimulai dari bagaimana memaksimalkan kemampuan perempuan dalam menentukan karakter
/ guna mempersiapkan anggota keluarga untuk bersosialisasi dalam masyarakat //
Insert…………………………..
Bupati mengharapkan
seminar publik akan menjadi ajang curah pendapat dan menghasilkan sesuatu yang
bermanfaat bagi upaya memajukan perempuan Indonesia // Juga agar perempuan bisa
berfikir lebih kreatif sehingga peran perempuan dalam upaya eksistensi gender
di Kabupaten Purworejo / akan semakin bsia dilaksanakan dan berkembang dengan baik ///
______________________________________________________________
Pius expo dalam rangka hari kebangkitan nasional
Saudara / Hari Kebangkitan
Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei, digunakan untuk menggelar Pius Expo
2013, Jum’at (17/5). Kegiatan Pius Expo 2013 yang dibuka oleh Plt Assisten III
Sekda Drs Sigit Budi Mulyanto MM, mengambil tempat di halaman SD Pius Kutoarjo,
diikuti tidak kurang dari 50 stand.
Ketua panitia Pius Expo 2013,
Dwi Antoro dalam laporannya menyampaikan, berbagai kegiatan dilaksanakan guna
memeriahkan Pius Expo. Antara lain bazar, lomba dan pentas seni oleh anak-anak
TK, SD, SMP dan SMA. Juga dilaksanakan berbagai lomba mewarnai tari dolalak,
moderen dance dan fashion show .
Disampaikannya, Pius Expo 2013
bertujuan disamping sebagai media bakat dan potensi, juga sebagai sarana
komunikasi dan kerja sama antara anak didik, para pendidik, pemerhati sekolah,
alumni, orang tua, pemerintah daerah, perusahaan atau sponsorship, serta
masyarakat pada umumnya. Berbagai door prise juga disediakan, dan diberikan
pada puncak acara penutupan Pius Expo 2013 pada tanggal 19 Mei 2013.
Drs Sigit Budimulyanto MM pada
sambutannya mengungkapkan bahwa event-event bazar atau pemeran seperti yang
digelar dalam Pius Expo ini, merupakan media yang cukup efektif untuk
memperkenalkan eksistensi lembaga maupun produk-produk karya anak bangsa.
Sehingga semakin banyak dan semakin sering kegiatan seperti ini dilaksanakan,
tentu akan semakin positif dalam rangka ikut menggerakkan roda perekonomian
masyarakat.
“Oleh karena itu, saya berharap
kegiatan Pius Expo ini bisa terus menjadi agenda tahunan, dengan skala yang
semakin besar dari tahun ke tahun. Kegiatan seperti ini juga selayaknya
mendapat dukungan penuh dari kita semua, agar mampu memberikan
kontribusi signifikan bagi kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat,” katanya.
____________________________________________________________
Sebanyak 14 Juta siswa keluarga miskin dari SD – SMA akan terima
bantuan
Saudara / Sebanyak 14 juta
siswa keluarga tidak mampu (miskin) / pada jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga
Sekolah Menengah Atas (SMA) / akan
mendapat Bantuan Siswa Miskin 2013 (BSM) // Jumlah ini lebih besar dibandingkan BSM tahun
lalu / yaitu sebesar enam juta siswa // Adapun rincian penambahan tersebut adalah
sebesar 8,5 juta untuk siswa SD. Sebelumnya, kuota penerima BSM SD adalah tiga
juta siswa // Kemudian, empat juta siswa
untuk jenjang SMP, dari 1,6 juta kuota siswa SMP di tahun lalu // Pada jenjang SMA, terdapat sebesar 1,8 juta
siswa penerima BSM. Jumlah itu naik dari 1,1 juta siswa penerima BSM //
Hal itu dijelaskan Direktur
Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikmen
Kemdikbud) Hamid Muhammad, hari ini (16/5) / di Jakarta. Kenaikan kuota itu pun diikuti
dengan besaran unit cost dari masing-masing penerima BSM. "Untuk SD, SMP
ada kenaikan untuk unit cost. Sedangkan SMA masih tetap, yaitu Rp 1 juta/siswa/tahun
//
Untuk unit cost penerima BSM
SD, kenaikan sebesar 10 persen yaitu dari
Rp 350.000/siswa/tahun menjadi Rp 450.000/siswa/tahun. Sedangkan jenjang
SMP, kenaikan unit cost dari Rp 560.000/siswa/tahun menjadi Rp
750.000/siswa/tahun //
Bantuan Siswa Miskin merupakan
jenis bantuan yang diberikan pemerintah kepada para siswa yang tidak mampu
secara ekonomi. Harapan dari keberadaan BSM adalah dapat memenuhi kebutuhan
bersekolah dari siswa miskin, yang tidak ditanggung oleh Biaya Operasional
Sekolah. Adapun alokasi penggunaan BSM mencakup pembelian baju seragam, buku
tulis, sepatu, biaya transportasi ///
____________________________________________________________
Pemerintah kembali tingkatkan kewaspadaan terhadap Virus Corona
Saudara / Pemerintah Indonesia
kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Novel Corona Virus (nCoV)
/ menyusul kasus infeksi baru pada Rumah
Sakit di Arab Saudi yang menimbulkan korban meninggal dunia // Pada Rabu (1/5-2013) lalu, The National IHR
Focal Poin of Saudi Arabia melaporkan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO) / terdapat 7 kasus baru infeksi virus corona/ 5 kasus meninggal dunia dan 2 kasus dalam
keadaan kritis. Sebelumnya terhitung
sejak bulan September 2012 sampai dengan tanggal 1 Mei 2013 tidak ada
kasus baru //
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian
Penyakit Lingkungan (PP-PL) Kementerian Kesehatan RI Prof. Dr. Tjandra Yoga
Aditama dalam keterangan pers Senin tanggal 6 Mei 2013 di Jakarta //
Saat ini sudah ada 24 kasus
diketahui WHO berkaitan dengan serangan virus corona, 16 kasus diantaranya
meninggal, yang mengindikasikan angka case fatality rate (CFR) mencapai 66,66
persen. Hal ini perlu diwaspadai karena banyak jemaah haji dan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi //
Sebagai kewaspadaan terhadap
kemungkinan kasus Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Kementerian
Kesehatan mengeluarkan surat edaran Nomor HK.03.03/D/II.1/1027/2013 tanggal 3
Mei 2013, melanjutkan surat edaran sebelumnya Nomor HK.03.03/D/II.1/633/2013
tanggal 13 Februari 2013 mengenai
kewaspadaan, pengawasan virus corona baru ke seluruh Dinas Kesehatan, Kantor
Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Rumah Sakit di seluruh Indonesia //
Untuk mencegah masuknya virus
corona, Kemenkes lebih meningkatkan surveilans terhadap gejala SARI,
pemeriksaan kepada orang (kru dan penumpang) dengan gejala demam, batuk dan
kesulitan bernapas di pintu masuk negara, memberi penyuluhan kepada masyarakat
luas khusus bagi jemaah umroh agar menjaga kesehatan dan disarankan untuk
mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan bila sakit serta menjaga Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) termasuk Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ///
____________________________________________________________
Jumat, 05 April 2013
ARJUNA MENGUGAT 8
“ Masalah yang
nak mas sampaikan kepada sang prabu Duryudana tadi, pada hakekatnya adalah
masalah interen Hastina Pura.Dan kesimpulannya tidak selayaknya nak mas Harjuna
turut campur dalam Negara Hastina pura.” Ungkap mahapatih Sangkuni.
“ Sekali lagi
paman patih Sangkuni, alasan paman patih tidak masuk akal. Karena pada dasarnya
tahta Negara Hastina pura adalah milik Pandawa. Adapun kanda prabu Duryudana
saat ini menjadi raja Hastina pura hal itu hanya bersifat sementara. Sehingga jika
ada permasalahan apapun yang terjadi khususnya pada nasib para kawula Hastina
Pura , saya berhak turut campur dan cawe – cawe ,” Jawab raden Harjuna tanpa
ragu – ragu , dengan tatapan tajam kearah mahapatih sangkuni.
“ Jika boleh
saya turut bicara …,”
“ Yaa.. kakang
bagawan Durna, apa yang ingin kakang sampaikan. Mungkin bisa menanggapi apa
yang disampaikan Harjuna tadi ,” Sangkuni mencoba mempersilahkan guru besar
Negara Hastina pura untuk angkat bicara.
“ Sebagai
seorang Nujum dan guru di negeri Hastina pura ini , saya melihat dari kaca mata
keilmuan yang saya miliki , apa yang disampaikan Harjuna tadi memang tidak
salah. Memang diperlukan banyak pembenahan di negeri ini, supaya negeri Hastina
pura ini , makin hari makin baik serta makin sejahtera.” Begawan Durna mencoba
memberikan pandangannya, kaitannya dengan tuntutan dari raden Harjuna.
Suasana pendopo
Hastina Pura sejenak kembali hening ketika Begawan Durna, menyampaikan sejumlah
pandangan, juga pendapatnya kaitannya dengan kondisi Hastina Pura saat ini . Namun
tak berapa lama keheningan pecah saat , saat Dursasana , angkat bicara dengan
nada yang cukup lantang serta Berapi – api.
“ Kanda prabu
Duryudana, maaf - kan saya jika kali ini saya turut bicara.Utamanya menjawab
tuntutan keinginan serta kemauan dimas Harjuna.Terus terang apa yang dikatakan
dimas harjuna saya sangat tidak setuju. Ini saya anggap sebagai sebuah
kebohongan dan fitnah belaka .” Dursasana menatap Harjuna tajam, seolah –olah
ingin menolak habis – habisan apa yang disampaikan Harjuna.
Sejalan dengan
pemikiran Dursasana , dua kerabat Kurawa , Raden Citraksi dan burisrawa pun tak
sependapat dengan Keinginan Harjuna. Apalagi dalam tuntutan Harjuna terakhir
,sempat menyinggung –yinggung tahta Hastina Pura . Karena dalam benak citraksi
dan burisrawa jika tahta atau kerajaan Hastina Pura benar – benar berada di
genggaman Pandawa itu artinya malapetaka bagi semua kurawa. Kurawa akan
kehilangan kamulyan yang selama ini
dienyamnya. Tak ada lagi cerita hidup mewah dengan berbagai fasilitas , tak
kurang harta , tak kurang uang .
Raden Citraksi
bahkan berucap, “ Harjuna keinginanmu untuk meminta tahta Hastina pura dari
tangan kanda Prabu Duryudana , sampai kapanpun aku tak setuju. Langkahi dulu
mayat Citraksi…!”.
Rabu, 27 Maret 2013
HARJUNA MENGUGAT 7
Prabu Duryudana
terdiam. Suasana di pendopo Hastina Pura Nampak hening . Tak lama kemudian,
sang prabu Duryudana mulai angkat bicara. Pertanyaan pertama yang diajukan,
kaitannya dengan tujuan dan maksud kedatangan raden Harjuna menghadap di negeri
Hastina Pura.
“ Maaf dimas ,
terus terang saja, aku sedikit terkejut tidak ada angin tak ada badai tiba –
tiba dimas Harjuna datang menghadapku.Gerangan apakah yang membuat dimas
Harjuna jauh – jauh dari Madukara , ke Hastina pura ini ? apakah ada masalah
penting ? “ , Tanya sang Duryudana dengan penuh selidik, disertai rasa ingin
tahu yang besar.
“ saya juga
minta maaf , jika kedatangan saya ke negeri Hastina Pura ini, membuat kanda
Prabu Duryudana terkejut dan mengusik ketenangan para saudara Kurawa,” Sesaat
Harjuna terdiam, mencoba menata kata dan hati agar apa yang akan disampaikan
kepada prabu Duryudana dapat diterima dengan jelas serta tidak menimbulkan
kesalah pahaman.
“ Jika apa yang
saya sampaikan nanti , tidak berkenan saya minta maaf kepada kanda prabu
Duryudana. Tapi jika ini tidak saya sampaikan saya juga merasa terbebani. Ini
kaitannya dengan kondisi kawula , dan kondisi negeri Hastina Pura semenjak
kanda prabu duryudana naik tahta mengantikan romo Prabu pandu “.
“ Dimas katakan saja
, tidak usah ragu, saya akan mendengarkan “, sela prabu duryudana memotong kata
– kata raden Harjuna.
“ Kanda prabu
ada tiga hal yang ingin saya sampaikan , pertama selama kanda prabu menjadi
raja di Negeri Hastina Pura , banyak nasib para kawula alit yang tidak
menentu.Saya melihat banyak diantara mereka yang tidak mendapatkan layanan
kesehatan , pendidikan sebagaimana mestinya. Kedua keadilan hukum dinegeri ini,
perlu di tata kembali, karena saya melihat jika hukum menimpa para kawulo alit
prosesnya amat cepat , bahkan hukumannya pun kadang – kadang tak sesuai dengan
kesalahan yang mereka lakukan,namun jika para punggawa atau kerabat Hastina
Pura yang terkena kasus hukum mereka seolah –olah kebal hukum , Ini sangat
tidak adil.”
Sejenak raden
Harjuna terdiam.Seolah berupaya menahan rasa sesak didalam dada. Sesak dengan
berbagai persoalan dan kondisi negeri Hastina Pura yang tak kunjung membaik
.Kembali raden Harjuna melanjutkan kata – katanya, “ Permintaan saya yang
ketiga …jika memang kanda tidak bisa membuat rakyat Hastina Pura menjadi lebih
sejahtera, bahkan hukum tidak tegak setegak – tegaknya , juga masyarakat masih
diliputi kesusahan karena tidak terlayaninya hak – hak mereka, dengan sangat
terpaksa Hari ini juga saya mewakili para saudara pandawa untuk meminta kembali
tahta Hastina Pura ….!”.
Ungkapan atau
kata – kata raden Harjuna terakhir membuat suasana pendopo Hastina Puramenjadi
hening sesaat, tak terkecuali prabu Duryudana tak berucap sedikitpun.
“ Nak mas
Harjuna …!” tiba – tiba suara mahapatih Hastina pura yaitu patih Sangkuni
memecah suasana keheningan di Pendopo Hastina Pura.
“ Saya paman
Sangkuni ,” Jawab raden Harjuna, seraya menoleh kearah patih sangkuni.
Sabtu, 23 Maret 2013
ARJUNA MENGUGAT 6
Perang tanding antara raden
Harjuna dan raden Dursasana masih terus berlangsung.Sepertinya keduanya sama –
sama sakti. Kemampuan dalam memainkan pedang, dan tombak pun sama – sama mumpuni.
Bahkan para prajurit Hastina yang menyaksikan pertarungan itu , tampak terkagum
– kagum. “ hebat…..keduanya sama ditdaya, “ celetuk seorang prajurit.
Ribut – ribut perang tanding
antara raden Harjuna dan Dursasana pun akhirnya terdengar pula oleh kalangan
petinggi Hastina Pura. Dengan tergopoh –gopoh sang Begawan Durna sang guru Besar antara Pandawa dan kurawa datang
menghampiri.
“
Hentikkkkannnnnnn…….hentikkkan kataku, “ teriak Begawan Durna melerai
pertarungan antara Raden Harjuna dan Dursasana.
“ Ada … apa ini ?
mengapa nakmas Dursasana dan Harjuna berkelahi, apakah tidak ada cara lain
untuk menyelesaikan setiap masalah kecuali dengan kekerasan dan senjata,” Bentak
sang Begawan Durna kepada raden Dursasana dan Harjuna.
“ Maaf guru ,
hormat dan sembah harjuna saya Haturkan kepada guru Resi Durna !”
“ Sesungguhnya
perkelahian ini kangmas Dursasana lah yang mengawalinya. Karena saya bermaksud
menghadap Prabu Duryudana tapi kangmas dursasana menghalang – halanginya . Bahkan
menantang saya untuk berkelahi , “ Ungkap Harjuna kepada sang Durna.
“ Guru Durna ini
bukan salah saya, saya sebagai senopati pastinya tidak salah jika saya
menanyakan maksud dan tujuan dari dimas harjuna , mau menghadap kanda
Duryudana.Saya tidak mau ada mata – mata yang menyusupke Hastina Pura ,”
“ Sudah lah ….ini
semua salah paham saja. Dursasana ajak Harjuna menghadap ke Gusti Prabu
Duryudana. Jika ada apa –apa saya yang akan bertanggung jawab, “ Suruh sang Begawan
durna kepada Dursasana.
Dengan adanya jaminan
dari Guru Besar Hastina Pura Begawan Durna akhirnya raden Harjuna diizinkan
menghadap raja Hastina Pura sang prabu Duryudana. Masuknya raden harjuna ,
dursasana dan Begawan Durna di pendopo Hastina pura , membuat suasana sejenak
Hening. Terlihat diatas dampar kencana , didampingi sang permaisuri Gusti ayu
Banowati, sang prabu Duryudana mengenakan pakaian kebesaran kerajaan Hastina
Pura , dengan dihadap semua punggawa dan petinggi kerajaan Hastina pura .
“ Selamat datang
dimas Harjuna di negeri Hastina Pura, bagaimana kabar dimas dan semua saudara
pandawa saat ini ?” Tanya prabu Duryudana kepada Harjuna , dengan senyum
terhias dibibirnya.
“ Atas doa …kanda
prabu Duryudana saat ini semua saudara pandawa dalam keadaan baik dan
senantiasa mendapatkan perlindungan dari Gusti yang Maha agung.Dan gimana kabar
kanda prabu duryudana serta semua saudara kurawa saat ini ? “ Tanya sang
Harjuna.
“Sama seperti
para pandawa saat ini seperti yang dimas lihat dan saksikan semua saudara
kurawa dalam keadaan baik dan tiada kurang suatu apa pun juga .”
Langganan:
Postingan (Atom)


